Mengelola stok toko dengan baik membantu menjaga barang tetap tersedia, mengurangi selisih, dan mencegah modal tertahan. Setiap barang masuk dan keluar harus tercatat.
Kenapa Stok Sering Tidak Sesuai
Selisih stok biasanya muncul karena barang masuk belum dicatat, transaksi terlewat, retur tidak dipisahkan, atau barang rusak masih dihitung sebagai stok jual. Mengandalkan ingatan membuat jumlah stok sulit diperiksa.
Kelompokkan Barang Berdasarkan Pergerakannya
Pisahkan barang menjadi cepat laku, sedang laku, dan lambat laku. Prioritaskan pemeriksaan barang cepat laku. Barang lambat laku perlu dipantau agar tidak menumpuk atau kedaluwarsa.
Tetapkan Stok Minimum
Tentukan jumlah minimum setiap barang. Saat stok mendekati batas itu, lakukan pemesanan kembali. Pertimbangkan penjualan rata-rata harian, waktu tunggu pemasok, dan cadangan untuk hari ramai.
Catat Setiap Pergerakan Stok
- Catat penerimaan barang setelah barang datang.
- Kurangi stok ketika transaksi selesai.
- Pisahkan retur, barang rusak, dan kebutuhan internal.
- Simpan nota pembelian untuk pemeriksaan.
Lakukan Stock Opname
Bandingkan stok fisik dengan catatan secara mingguan untuk barang cepat laku dan bulanan untuk seluruh barang. Cari sumber selisih sebelum melakukan penyesuaian.
Gunakan Aplikasi Kasir
Aplikasi kasir menghubungkan transaksi dengan stok, membantu melihat barang yang hampir habis, dan menyediakan laporan pergerakan barang. Pelajari pengelolaan stok retail di diRekap Retail.
Checklist Harian
- Cocokkan barang masuk dengan nota.
- Pastikan transaksi dan retur tercatat.
- Cek barang yang mencapai stok minimum.
- Catat barang rusak atau kedaluwarsa.
- Tindak lanjuti selisih yang ditemukan.
